KEBUMEN, BolpoinNews.com – Bursa bakal calon Kepala Desa Petanahan, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, mulai menghangat. Salah satu figur yang mencuri perhatian masyarakat adalah Edwin Sunar, yang menyatakan kesiapannya maju sebagai kontestan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Petanahan mendatang.
Edwin Sunar maju dengan dukungan kuat dari berbagai elemen masyarakat. Dukungan tersebut muncul secara alami seiring kedekatan Edwin dengan warga serta rekam jejaknya yang dikenal aktif dan responsif terhadap persoalan sosial di lingkungan desa.
Dalam keterangannya, Edwin Sunar menegaskan komitmennya untuk menjalankan kampanye bersih, tanpa praktik-praktik yang mencederai demokrasi desa. Ia secara tegas menolak segala bentuk serangan fajar maupun pembagian sembako yang di tengah masyarakat dikenal dengan istilah wuwuran.
“Pilkades harus menjadi ajang adu gagasan dan pengabdian, bukan ajang transaksional. Saya ingin masyarakat memilih dengan hati nurani, bukan karena iming-iming,” ujar Edwin Sunar.
Edwin mengusung moto “Dengan Masyarakat, Dari Masyarakat, dan Untuk Masyarakat”, yang menurutnya mencerminkan semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam membangun Desa Petanahan ke depan.
Diketahui, Edwin Sunar memiliki pengalaman politik sebagai mantan calon anggota DPRD dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dukungan terhadap Edwin Sunar juga datang langsung dari masyarakat Desa Petanahan. Salah seorang warga, Sutrisno (45), menilai Edwin sebagai sosok yang merakyat dan konsisten hadir di tengah warga.
“Pak Edwin itu orangnya sederhana dan nggak jaim. Dari dulu sering kumpul sama warga, mau dengar keluhan kami. Kalau jadi kepala desa, kami yakin beliau amanah,” ungkap Sutrisno.
Hal senada disampaikan Siti Aminah (38), warga lainnya, yang mengapresiasi sikap Edwin Sunar yang menolak praktik wuwuran.
“Sekarang jarang ada calon yang berani bilang kampanye tanpa bagi-bagi. Itu yang bikin kami simpati. Kami ingin pemimpin yang jujur dan benar-benar kerja, bukan sekadar janji,” ujarnya.
Sosok Edwin Sunar dikenal sebagai pribadi yang humble, mudah bergaul, dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat. Ia kerap berbaur langsung dengan warga dari berbagai kalangan tanpa sekat, baik dalam kegiatan sosial maupun aktivitas keseharian.
Selain itu, Edwin juga dikenal sebagai figur pekerja keras yang aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga. Dukungan masyarakat pun terus mengalir seiring meningkatnya kepercayaan terhadap visi dan komitmen yang dibawanya.
Dengan dukungan warga serta komitmen pada nilai-nilai kejujuran dan kebersamaan, kehadiran Edwin Sunar dalam kontestasi Pilkades Petanahan dinilai membawa harapan baru bagi terwujudnya pemerintahan desa yang bersih, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Posting Komentar